Karena hidup itu seperti jendela. Yang memiliki cerita berbeda, di setiap sisinya.

Jumat, 19 Desember 2014

Sebuah Ruang dengan Satu Jendela #2 : Waktu yang Terkelupas

Lupa ambil di mana._.v Tapi keren banget:3




Aku mencium berbagai macam bau. Anyir, amis, dan bau menjijikkan lainnya yang menyaru dalam organ penciumanku. Sementara itu, aku mendapati sesosok tubuh yang bersimpuh kaku dalam kubangan cairan sewarna merah kental. Aku berdecak, menatapmu yang tidak lagi bergerak, kemudian mendengus.

Ruang ini terlalu gelap dan kelam. Diam-diam, aku merasakan gejolak menyakitkan dari dasar hatiku. Tetapi aku diam saja. 

Lamat-lamat, ruang itu kembali terang. Satu-satunya jendela di ruang itu membuat mataku tergiring dan jatuh menatapnya untuk beberapa waktu. Pelan-pelan, aku mengambil napas dan menyatukan kelopak mataku.

Sudah tidak lagi gelap, Rhe. Dan sebentar lagi, waktunya.

Rabu, 26 November 2014

Wishful Wednesday [5]

Girls in the Dark



Penulis : Akiyoshi Rikako
Penerbit : Haru
Harga : Rp44.200 (cek di sini)
Sinopsis :

Apa yang ingin disampaikan oleh gadis itu...? Gadis itu mati. Ketua Klub Sastra, Shiraishi Itsumi, mati. Di tangannya ada setangkai bunga lily. Pembunuhan? Bunuh diri? Tidak ada yang tahu.

Satu dari enam gadis anggota Klub Sastra digosipkan sebagai pembunuh gadis cantik berkarisma itu.

Seminggu sesudahnya, Klub Sastra mengadakan pertemuan. Mereka ingin mengenang mantan ketua mereka dengan sebuah cerita pendek. Namun ternyata, cerita pendek yang mereka buat adalah analisis masing-masing tentang siapa pembunuh yang sebenarnya. Keenam gadis itu bergantian membaca analisis mereka, tapi....

Kau... pernah berpikir ingin membunuh seseorang?

Alasan pengen buku ini tuh simpel. Aku suka apa aja yang berbau misteri dan buku ini masuk whislistku. Dari kovernya aja udah bikin tertarik. Greget, pengen banget:3

Heart and Soul
Penulis : Windhy Puspitadewi
Penerbit : GagasMedia
Harga : Rp 43.200 (cek di sini)
Sinopsis : 

Bagi Erika, harapan telah lama menjelma luka. Saat Ayah pergi, meninggalkan ia dan Ibu, Erika tahu, tak boleh lagi menggantung harap—bahkan untuk sekadar menunggu. Ayah tak pernah kembali. Ia buang jauh-jauh cinta dari semua sisi hati.
Cinta datang dengan luka. Itu yang ia pelajari. Namun, ketika seseorang dengan lagu kenangan itu datang, ada resah yang Erika rasakan. Membuat ia mulai bertanya-tanya, benarkah hidup tak melulu tentang luka dan kesedihan?
Benarkah cinta bukan hanya tentang akhir bahagia, melainkan juga bagaimana kita menemukannya?
Erika tak ingin mencari jawabnya, tetapi laki-laki itu datang dan memberikan bukti nyata. Namun, Erika tahu ia harus bisa memastikan, benarkah dirinya tak akan lagi terluka.

Alasannya, simpel juga. Windhy Puspitadewi itu penulis favoritku:3 Setelah tahu dia punya novel baru..aaak pengen banget, mak! Hihi:3

Apa Wishlist kamu? Yuk ikutan, caranya:
·        Follow  Books To Share atau tambahkan di blogroll/link blogmu.
·        Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi incaran minggu ini, mulai dari yang segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist.
·        Meninggalkan link Wishful Wednesday di Mr.Linky (ada di bawah postingan Books To Share). Kalau mau tambahkan button Wishful Wednesday di postingan.
·        Tinggal blogwalking sesama blog yang ikut share wishlist. 

Xoxo!

Senin, 24 November 2014

Surat : Bahkan, Walau Kamu Hantu, Aku Tetap Mengirimimu Surat

[Diikutkan dalam lomba Surat untuk Ryota]

Tidak ada orang yang tidak akan mati. Semuanya akan mati. Termasuk aku.

Ryota-kun yang baik,

Aku sudah beberapa kali mengirim surat dan semuanya manusia. Kuharap kita bisa menjadi teman baik. Walaupun kamu hantu, tentu saja. Percayalah, aku lebih suka berteman dengan hantu daripada manusia.

Kau tahu, mati tidak selamanya menyebalkan dan tidak selamanya menyenangkan. Aku memang belum pernah merasakannyatapi setidaknya, aku akan merasakannya juga, kan? Ini hanya masalah waktu saja, bukan apa-apa.

Mungkin sebenarnya mati tidak menyebalkan. Mungkin seperti tertidur atau mungkin, seperti tidak lagi bisa merasakan apa-apa. Aku juga tidak tahu. Menurutmu, mati itu seperti apa?

Omong-omong, Ryota-kun, apa kau merasa bosan? Apa kau merasa sebal karena menjadi hantu? Kupikir aku juga akan sebal karena mati tiba-tiba atau apa. Tapi,nikmati sajalah, lagipula harus apa? Ya, kan?

Ryota-kun, apa sih enaknya jadi hantu? Selain yang sering kudengar, tentu saja. Apa kamu bisa membaca pikiran atau apa. Aku sungguh ingin tahu karena aku suka cerita tentang hantu.

Aku tidak tahu rasanya jadi hantu seperti apa. Aku juga tidak sok mau tahu bagaimana perasaanmu, tapi percayalah, kamu tidak pernah sendiri. Kamu selalu dikelilingi orang-orang yang kamu sayangi dan menyayangimu. Percayalah.
Jadi hantu mungkin tidak seburuk itu.

Aku ingin kamu menjadi pencerita untukku. Sebentar saja, lupakanlah semua kekesalan yang mungkin kamu alami. Lalu, ceritakanlah sesuatu padaku.
Jadi, Ryota-kun, tenang saja, pada akhirnya, aku dan semuanya, akan mati juga, kan?

Salam hangat,

NailaKL

==================
DETAIL NOVEL BONUS TRACK
==================
Kovernya bikin ngiler :"

§  Judul: Bonus Track
§  Penerbit: Haru
§  Genre: drama, comedy, fantasy
§  Kategori: Fiksi, Novel Terjemahan
§  Penulis: Koshigaya Osamu
§  Tebal: 380 halaman
§  Harga: Rp 65.000
§  Terbit: November 2014

Sinopsis :

Aku sendiri pun terkejut. Aku tidak pernah berpikir akan menjadi hantu dan bergentayangan.

Kusano Tetsuya bekerja di sebuah restoran hamburger besar di kotanya. Suatu malam, saat ia pulang kerja sambil mengendarai mobilnya, ia menjadi saksi tabrak lari. Sebuah mobil sport hitam melaju dengan kencang, meninggalkan seorang pemuda bertubuh kecil tergeletak di jalanan di tengah hujan.
Kusano mencoba untuk menolong pemuda itu, bahkan sampai memberikan napas buatan. Namun semua sudah terlambat. Semalam suntuk ia harus memberikan pernyataan di kantor polisi.
Gara-gara itu, Kusano demam tinggi dan bahkan berhalusinasi. Pemuda korban tabrak lari itu muncul di kamarnya, tidur-tiduran di atas sofanya, dan bahkan berbuat usil!
Tapi, apa itu benar-benar hanya halusinasi? Halusinasi itu sendiri sih mengaku kalau ia adalah hantu….

Kadang bonus track itu sendiri malah lebih baik dibandingkan dengan keseluruhan album.


Senin, 17 November 2014

Tentang Giveaway Blog Sebelah

PERINGATAN! Ini bukan GA blog ini, ya. Akunya belum mampu ngadain GA sendiri, hihi :v

Nah, aku buat post ini karena syarat ikut GA di rumah kecilnya Kak Melody:D Buat yang mau ikutan, menggelindinglah ke sini Omong-omong, ada dua GA di sana.

Sebelumnya, aku selalu suka kalau ada yang ngadain GA. Wuih menggiurkan, hihi:D Hobi banget ikut tapi sejauh ini belu pernah menang, sih. Pfft-..- Tapi semoga aja kali ini menang. Ye, gak? Udah belajar mantra, nih:D

Yang pertama, GA Letter from November. Kalau gak salah, itu GA yang diadakan oleh BBI yang diikuti 16 blg Novemberian. Sebenarnya pengen ikutan ini, tapi dari clue buku yang kubaca, rasanya agak nggak mungking *nasib. Buat yang mau ikut, ikutan aja, seru kelihatannya:)

Yang kedua, GA yang dibuat oleh pemiliknya sendiri. Aku sendiri ikut yang ini saja. Tinggal isi Rafflecopter dan penuhin syaratnya. Dan semoga menang! Aamiin.

Aseli, hadiah bukunya bikin ngiler *ngelap iler*

Ini penampakan bukunya yang diam-diam kucolong dari rumah kecilnya si pemilik. Jangan bilang-bilang, ya. Hehe.
Gilak! Tergiur banget:3

Nah, nah, yuk pada ikutan. Siapa tahu kita jodoh, menang bersama:D
Gdlck deh buat GA Kak Melody dan sering-sering, ya bikin GA *minta ditabok*

Berakhir sudah pertemuan kita di posting pendek ini. Yang mau tahu syarat buat ikut GA di tempat Kak Melody, kunjungi aja. Tadi alamatnya sudah ada di atas. Pay-pay.


Kamis, 18 September 2014

Sebuah Ruang dengan Satu Jendela

Suka banget sama gambar ini :3
Hitam. Pekat.

Kupikir, tadinya aku tengah bermimpi, melawan naga raksasa, atau apa. Tapi ternyata, setelah kucubit lenganku dan kutampar pipiku, semua terasa nyata. Haaah, ini memang klise. Tapi aku tidak bisa membuktikan dengan cara lain selain cara itu, yang sering kulihat pada sinetron membosankan yang sayangnya, selalu ada setiap hari, setiap waktu, pada channel yang berbeda. 

Aku menghembuskan napas, lalu menatap sekitar dengan goyah. Kalau ini bukan mimpi? Lalu..aku ada di mana? 

Senin, 25 Agustus 2014

Untuk Temanku; yang pendiam tapi manis

ily, selamat hari lahir kawan :3
Ini ungkapanku, untuknya, yang selalu tertawa meski ceritaku tidak lucu. Yang memberikanku support luar biasa dan memberikan ulasan senyum di bibirku. 
Dia temanku.
Dia yang mendengarkan ceritakuyang begitu absurd. 
Dia...yang sedang menikmati hari lahirnya.

Minggu, 22 Juni 2014

Semuanya Baik-baik Saja

(gambar aseli di sini Selebihnya editan pribadi :P)
*

#Sepi—Tiara, bersama rasa yang menyakitkan.

Aku tidak pernah berusaha mencintai bayangmu. Yang kuusahakan selama ini, adalah mencintai dirimu. Sepenuhnya.

Tetapi, sebelumnya aku tidak pernah menyadari, bahwa mencintaimu ternyata menyesakkan. Aku mencintaimu dan aku ingin memilikimu. Tapi nyatanya, kamu sudah berpunya. Itu menyakitkan.

Tapi lebih menyakitkan, saat aku terus mencintaimu, tanpa bisa memilikimu.

Kalau dulu ada orang yang berujar kepadaku, bahwa ada orang yang terus bertahan mencinta walau tak bisa memiliki, aku akan menyebut orang itu bodoh. Tapi fakta yang sekarang terjadi, adalah, aku berada di posisi yang sama.

Tidak sekalipun dalam hidupku terpikir untuk mencintaimu.

Selama ini.

Terus bertahan.

Rabu, 18 Juni 2014

Wishful Wednesday [4]

Prelude


Penulis : Sam Umar
Penerbit : Noura Books
Harga : Rp 39.950 (sini )
Sinopsis : Bach Festival—Festival Musik Klasik
 
Sesuatu memang harus diungkapkan supaya enggak ada rasa sakit…
 
Ada dua impian Tina. Kuliah musik di Leipzig dan menyaksikan Festival Bach. Satu per satu impiannya terwujud. Dia pun belajar selo dengan Maria Tan, pemain selo profesional idolanya. Dia juga dekat dengan Hans, seniornya yang jago main 
keyboard.
 
Dan saat musim panas menjelang, Tina semakin bahagia. Akhirnya … Festival Bach! Tina memilih Prelude dari 
Cello Suite No. 1 untuk audisi festival. Dan ternyata, karya inilah yang menguak rahasia-rahasia—tentang siapa sebenarnya Maria Tan, juga tentang perasaan Hans yang sesungguhnya ….

Senin, 02 Juni 2014

Rasanya Memang Menyakitkan. Aku Tahu Itu.

(gambar ini juga nyolong dari punya teman :P)
“Tita?”

Aku hanya tersenyum kecil, menatap sosok dihadapanku dengan gusar. Senyumku nyaris saja pudar. Tetapi demi melihatnya tersenyum lebar ke arahku, aku memaksakan senyumku terbentuk kembali.

Aku bahkan tidak peduli pada dadaku yang berdenyut nyeri. Aku hanya perlu tersenyum. Itu saja. Karena aku tahu, yang diinginkannya, hanyalah senyumku. Aku mengerti, yang ia mau, bahwa aku, yang baik-baik saja.

Rasma memelukku, erat. Lalu aku merasakan bahuku hangat. Aku juga mendengar isakannya yang terdengar menyakitkan. Mati-matian aku menahan air mataku agar tidak tumpah. Aku hanya balik memeluknya, tanpa mengatakan apa-apa.

Getaran-getaran kecil tubuh Rasma terasa dikulitku. Tangan kananku beranjak naik, mengusap rambut hitam panjangnya yang lembut. Aku bergumam-gumam kecil. Membisikkan kalimat pelan-pelan di telinganya.

Bagiku, tidak ada alasan untuk membahagiakan Rasma. Tidak ada alasan untuk membuatnya sakit hati. Kebahagiaan Rasma, adalah segala-galanya bagiku.

Sabtu, 17 Mei 2014

RINDU



 
[sumber gambar: nyolong dari punya temans :D]

Merindu itu menyakitkan. Menunggu itu lebih dari sekadar menyakitkan.

***

Sejak aku bertemu denganmu, tidak pernah sekalipun aku ingin merindumu. Semenjak kulitmu menyentuh telapak tanganku, tak pernah sekalipun terbesit dalam pikiranku untuk selalu menyambangimu di alam mimpi.

Tapi semua berlalu begitu cepat.

Terlalu cepat sampai aku tidak menyadarinya. Kamu seolah sudah mengatur waktu, memutar pergerakan jam dengan secepat kilat, dan mencecap menit dengan seluruh tenagamu. 

Kamu seolah bisa membaca masa depan. Aku bahkan tidak menyadari kamu mengganti angka di kalenderku hingga sekarang sudah tahun kedua berlalu.

Ikuti Jendela dengan Surel

Copyright © Jendela yang Bercerita Published By Gooyaabi Templates | Powered By Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com